Posted by heryanto on February 22nd, 2012
Sebelumnya telah saya paparkan mengenai “Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Beracun”
Berikut beberapa tata cara proses sertifikasi atau perijinan TPS B3, hal perlu diperhatikan antara lain :
Penyimpanan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang bersifat sementara sebelum diserahkan ke pengelola limbah :
Lokasi gudang terpisah dari bangunan utama atau bangunan lain.
Ketika terjadi kecelakaan, tumpahan atau kebakaran, maka fokus penanganan hanya pada ruangan tersebut. Kecelakaan diharapkan tidak merembet ke lokasi lain.
Lokasi tidak dilalui listrik atau berdekatan dengan mesin yang sedang bekerja.
Sebagian besar limbah B3 mempunyai kecenderungan mudah terbakar. Demi keamanan maka lokasi harus dijauhkan dari hal-hal yang berpotensi menimbulkan api. Listrik dan dan mesin yang sedang bekerja sangat rentan terhadap timbulnya api.
Lokasi bebas banjir.
Beberapa jenis limbah B3 bereaksi dengan air, artinya ketika material tersebut terkena air akan menimbulkan panas atau terbakar.
Lokasi tidak rawan bencana.
Penataan penyimpanan sangat diharapkan untuk benar-benar aman dari bencana sehingga ketika terjadi bencana tidak menimbulkan masalah yang baru dari gudang limbah B3.
Lokasi di luar kawasan lindung.
Ketika terjadi kecelakaan, tumpahan atau polusi limbah akan mencemari lingkungan. Hal ini benar-benar dilarang.
Mempunyai pit pengumpul (Oil Trap)/Penangkap Minyak.
Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya tumpahan sehingga hasil tumpahan terkumpul pada pit tersebut. Oil Trap dibuat disesuaikan Dengan daya tampaung TPS B3 yang ada.
Lantai kedap dan landai ke arah pit pengumpul.
Berfungsi untuk mengatisipasi terjadinya tumpahan agar tidak melebar kemana-mana.
Terdapat ventilasi yang baik
Membebaskan udara untuk sirkulasi uap limbah B3 di dalam ruangan untuk menjaga suhu dan kelembaban.
Tersedia alat pengamanan
Alat pengamanan untuk gudang limbah B3 seperti pada umumnya yaitu APAR, pasir, Hydrant, masker, dll
Simbol dan label
Pemasangan simbol dan label pada masing-masing limbah B3 berdasarkan kategori limbah. Simbol dan label yang terpasang sesuai dengan KepKa Bapedal No : 05/BAPEDAL/09/1995
Penempatan material.
Penyimpanan limbah B3 yang sesuai dengan jenis, karakteristiknya pada tempat yang sudah ditentukan.
Karakteristik limbah yang dimaksud adalah :
1. Mudah meledak
2. Mudah terbakar
3. Barang yang menginfeksi
4. Reaktif
5. Korosif
6. Beracun
Memenuhi persyaratan – persyaratan dokumentasi
Memiliki Standar Operasioanl Prosedur (SOP)
Memiliki Emergency Response System (ERS)
Memiliki Ijin penyimpanan sementara
Kemudian untuk perijinan sendiri sebagai berikut :
Untuk Perijiinan TPS B3 sebetulnya ngak susah kok, pak Fery Ferdian sebelumnya udah jawab, tapi saya akan berikan penjelasan mengenai perijinan TPS B3 ini
Hal yang perlu dilakukan adalah
1. Isi Form Pengajuan
2. Buatlah Lay Out TPS B3 dengan Skala 1 : 10.000
3. Buatlah gambar penampang atas design TPS B3
4. Buatlah design 3 Dimensi dari TPS B3 tersebut
5. Tentukan Titik Kordinat GPS lokasi TPS B3 nya
Biar Lebih Jelas Mbak Pita silahkan lihat Itemnya di Form yang saya kirimkan, biasanya team BLHD akan melakukan kegiatan verivikasi ke lapangan, satu yang perlu di ingat jangan membangun TPS B3 sebelum ijinnya keluar dari BLHD, karena akan terjadi double cost karena kegiatan perbaikan dari temuan-temuan.Setelah Verivikasi pertama kita progress pembangunan TPS B3 nya, setelah tata letak dll sudah di assessment terlebih dahulu oleh BLHD.
Demikian Kurang Lebihnya
Mungkin dari senior-senior yang lain bisa menambahkan
(sumber :k3_lh@yahoogropus.com)
Tags: K3, kesehatan masyarakat, lingkungan, Safety, Safety talk, SMK3
Posted in Uncategorized | No Comments »
Posted by heryanto on February 22nd, 2012
Laporan semeter AMDAL maupun UKL-UPL merupakan pelaksanaan dari pasal 32 PP No. 27 Tahun 1999 tentang AMDAL yaitu: ‘Pemrakarsa usaha dan/atau kegiatan wajib menyampaikan laporan pelaksanaan rencana pengelolaan lingkungan hidup dan rencana pemantauan lingkungan hidup kepada instansi yang membidangi usaha dan/atau kegiatan yang bersangkutan, instansi yang ditugasi mengendalikan dampak lingkungan dan Gubernur’.
Laporan semester merupakan tolok ukur untuk menilai kinerja pengelolaan lingkungan hidup sebuah kegiatan/usaha/perusahaan apakah sudah memenuhi standar baku mutu lingkungan maupun standar kualitas lingkungan hidup lainnya. Format pelaporan semester UKL-UPL dapat didownload di file berikut ini:
Tags: kesehatan masyarakat, lingkungan, Safety talk, SMK3
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »
Posted by heryanto on February 7th, 2012
Ketika terjadi kecelakaan semua begitu heboh mengurusi korban dan sumber kecelakaan. Mulai dari mengambil tindakan sementara, tindakan permanen sampai dengan pemastian dokumen, dan biasanya dokumen akan dijadikan bukti tindakan perbaikan. Tetapi bila ada karyawan yang sakit, ada yang pusing bahkan pingsan. Pertolongan cukup dilakukan dengan memastikan korban siuman lalu banyak yang berpikir mungkin tidak sarapan atau mungkin saja tidak memakai APD masker ketika bekerja, sehingga expose yang kuat membuat pingsan, respon terhadap sakit biasa-biasa saja. TIDAK seperti bila ada kecelakaan. Jadi sepertinya tindakan terhadap K3 adalah Safety.
Read the rest of this entry »
Tags: APD, Ergonomis, K3, Kebakaran, kecelakaan, kesehatan masyarakat, manajemen risiko, P2K3, SAFE, Safety, Safety talk, SMK3, Tanggap darurat
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »
Posted by heryanto on November 20th, 2011
Banyak orang ingin sukses. Tapi bingung bagaimana mewujudkan dan juga apa yang harus dilakukan. Cara paling mudah tentunya adalah mengikuti persis apa yang mereka lakukan sebagai kebiasaan.
Kesuksesan adalah obsesi setiap insan di dunia ini. Dan apapun akan dilakukan untuk meraih sukses ini. Mungkin banyak yang masih bingung, bagaimana sih mencapai sukses itu ? Apakah harus selalu bekerja keras, pantang menyerah dan tidak mengenal lelah ?
Read the rest of this entry »
Tags: Motivasi
Posted in Peluang Kerja, Tahukan Anda, Uncategorized, pendidikan | No Comments »
Posted by heryanto on August 25th, 2011
PENGERTIAN
Sampah / limbah adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan.
Yang dimaksud dengan limbah bahan berbahaya dan beracun (Limbah B3) adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan atau beracun yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup, dan atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, dan kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya.
Read the rest of this entry »
Tags: kesehatan masyarakat, lingkungan, Safety talk, SMK3
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »
Posted by heryanto on August 25th, 2011
Kecelakaan lalu lintas di jalan tambang baik di jalan angkut batu bara maupun jalan-jalan lain di dalam wilayah kerja perusahaan kita masih sering terjadi. Hal ini dapat sebagai salah satu konsekuensi dari meningkatnya kegiatan dan bertambahnya unit transportasi. Peningkatan kegiatan dan bertambahnya unit transportasi adalah hal yang tidak dapat kita hindari seiring dengan peningkatan produksi.
Untuk menghindari kecelakaan lalu lintas sebagai akibat peningkatan aktifitas dan bertambahnya unit transportasi maka perusahaan berkewajiban membuat peraturan dan prosedur untuk mengatur cara mengemudi yang baik dan benar. Melalui Safety Dept, perusahaan kita mengeluarkan peraturan dan prosedur yang harus ditaati oleh setiap pengemudi dan pengguna jalan untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Prosedur atau peraturan yang dibuat berdasarkan identifikasi terhadap bahaya dan resiko yang ada di jalan dan pada saat mengemudi sehingga diharapkan potensi bahaya yang ada tidak mendatangkan kecelakaan.
Read the rest of this entry »
Tags: K3, manajemen risiko, SAFE, Safety, Safety talk
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »
Posted by heryanto on August 13th, 2011
Pada umunya dalam usaha pencegahan kecelakaan tidak asing lagi dengan teori Domino atau yang biasa disebut tahapan Domino, teori Domino ini dipakai dalam menggambarkan proses terjadinya kecelakaan, pencegahan kecelakaan dan loss control.
Read the rest of this entry »
Tags: APD, K3, kesehatan masyarakat, manajemen risiko, Produktivitas kerja, SAFE, Safety, Safety talk, SMK3, Tanggap darurat
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »
Posted by heryanto on August 13th, 2011
Jenis pekerjaan dalam industri pertambangan ada yang memiliki resiko besar dan ada yang memiliki resiko kecil.
Resiko pekerjaan di pit tambang tentu berbeda dengan resiko yang ada di pelabuhan , demikian pula dengan resiko yang bekerja di kantor.
Secara naluri manusia tidak ingin sakit atau cedera yang diakibatkan oleh pekerjaan yang mereka lakukan, sehingga merekapun melakukan identifikasi bahaya dan kontrol resiko.
Hanya terkadang identifikasi bahaya yang dilakukan kurang efektif sehingga kontrol resiko yang dilakukan juga kurang efektif pula yang berakibat terjadinya kecelakaan.
Read the rest of this entry »
Tags: APD, K3, kecelakaan, manajemen risiko, SAFE, Safety, Safety talk, smk, SMK3, Tanggap darurat
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »
Posted by heryanto on August 13th, 2011
Pneumokoniosis adalah sekumpulan penyakit yang disebabkan oleh penimbunan debu-debu di dalam jaringan paru-paru.
Biasanya berupa debu mineral, tergantung dari jenis debu mineral yang ditimbun, nama penyakitnya pun berbeda-beda, tergantung dari derajat dan banyaknya debu yang ditimbun di dalam paru-paru.
Read the rest of this entry »
Tags: APD, K3, kesehatan masyarakat, lingkungan, manajemen risiko, Produktivitas kerja, SAFE, Safety, Safety talk
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »
Posted by heryanto on August 13th, 2011
Ergonomy adalah ilmu yang mempelajari tentang interaksi antara alat atau fasilitas kerja dengan manusia saat melakukan pekerjaan sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan secara aman, efektif dan efisien. Atau dapat dikatakan bahwa ergonomy adalah aturan kerja dengan peralatannya. Maka ergonomy kantor dapat diartikan sebagai aturan mengenai hubungan atau interaksi antara manusia dengan peralatan kantor saat melakukan pekerjaan di kantor
Pekerjaan dikantor juga dapat membawa dampak yang tidak baik bagi keselamatan & kesehatan karyawan. Untuk itu maka kita perlu mengetahui cara-cara yang aman dan baik dalam menggunakan peralatan kerja dikantor agar terhindar dari kecelakaan dan gangguan kesehatan.
Read the rest of this entry »
Tags: Ergonomis, K3, SAFE, Safety, Safety talk
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »