Heryanto Sujarwo.SKM

Keselamatan & Kesehatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan

K3 BUKAN SAFETY SAJA?

Posted by heryanto on February 7th, 2012

Ketika terjadi kecelakaan semua begitu heboh mengurusi korban dan sumber kecelakaan. Mulai dari mengambil tindakan sementara, tindakan permanen sampai dengan pemastian dokumen, dan biasanya dokumen akan dijadikan bukti tindakan perbaikan. Tetapi bila ada karyawan yang sakit, ada yang pusing bahkan pingsan. Pertolongan cukup dilakukan dengan memastikan korban siuman lalu banyak yang berpikir mungkin tidak sarapan atau mungkin saja tidak memakai APD masker ketika bekerja, sehingga expose yang kuat membuat pingsan, respon terhadap sakit biasa-biasa saja. TIDAK seperti bila ada kecelakaan. Jadi sepertinya tindakan terhadap K3 adalah Safety.
Read the rest of this entry »

Tags: , , , , , , , , , , , ,
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »

Kebiasaan Orang Sukses mari kita pelajari !!!

Posted by heryanto on November 20th, 2011

Banyak orang ingin sukses. Tapi bingung bagaimana mewujudkan dan juga apa yang harus dilakukan. Cara paling mudah tentunya adalah mengikuti persis apa yang mereka lakukan sebagai kebiasaan.

Kesuksesan adalah obsesi setiap insan di dunia ini. Dan apapun akan dilakukan untuk meraih sukses ini. Mungkin banyak yang masih bingung, bagaimana sih mencapai sukses itu ? Apakah harus selalu bekerja keras, pantang menyerah dan tidak mengenal lelah ?
Read the rest of this entry »

Tags:
Posted in Peluang Kerja, Tahukan Anda, Uncategorized, pendidikan | No Comments »

PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3)

Posted by heryanto on August 25th, 2011

PENGERTIAN

Sampah / limbah adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan.

Yang dimaksud dengan limbah bahan berbahaya dan beracun (Limbah B3) adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan atau beracun yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup, dan atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, dan kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya.
Read the rest of this entry »

Tags: , , ,
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »

Mencegah Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Angkut Batu Bara

Posted by heryanto on August 25th, 2011

Kecelakaan lalu lintas di jalan tambang baik di jalan angkut batu bara maupun jalan-jalan lain di dalam wilayah kerja perusahaan kita masih sering terjadi. Hal ini dapat sebagai salah satu konsekuensi dari meningkatnya kegiatan dan bertambahnya unit transportasi. Peningkatan kegiatan dan bertambahnya unit transportasi adalah hal yang tidak dapat kita hindari seiring dengan peningkatan produksi.

Untuk menghindari kecelakaan lalu lintas sebagai akibat peningkatan aktifitas dan bertambahnya unit transportasi maka perusahaan berkewajiban membuat peraturan dan prosedur untuk mengatur cara mengemudi yang baik dan benar. Melalui Safety Dept, perusahaan kita mengeluarkan peraturan dan prosedur yang harus ditaati oleh setiap pengemudi dan pengguna jalan untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Prosedur atau peraturan yang dibuat berdasarkan identifikasi terhadap bahaya dan resiko yang ada di jalan dan pada saat mengemudi sehingga diharapkan potensi bahaya yang ada tidak mendatangkan kecelakaan.

Read the rest of this entry »

Tags: , , , ,
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »

ANATOMI KECELAKAAN / RANGKAIAN KARTU DOMINO

Posted by heryanto on August 13th, 2011

Pada umunya dalam usaha pencegahan kecelakaan tidak asing lagi dengan teori Domino atau yang biasa disebut tahapan Domino, teori Domino ini dipakai dalam menggambarkan proses terjadinya kecelakaan, pencegahan kecelakaan dan loss control.
Read the rest of this entry »

Tags: , , , , , , , , ,
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »

IDENTIFIKASI BAHAYA

Posted by heryanto on August 13th, 2011

Jenis pekerjaan dalam industri pertambangan ada yang memiliki resiko besar dan ada yang memiliki resiko kecil.
Resiko pekerjaan di pit tambang tentu berbeda dengan resiko yang ada di pelabuhan , demikian pula dengan resiko yang bekerja di kantor.
Secara naluri manusia tidak ingin sakit atau cedera yang diakibatkan oleh pekerjaan yang mereka lakukan, sehingga merekapun melakukan identifikasi bahaya dan kontrol resiko.

Hanya terkadang identifikasi bahaya yang dilakukan kurang efektif sehingga kontrol resiko yang dilakukan juga kurang efektif pula yang berakibat terjadinya kecelakaan.

Read the rest of this entry »

Tags: , , , , , , , , ,
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »

PNEUMOKONIOSIS AKIBAT DEBU MINERAL

Posted by heryanto on August 13th, 2011

Pneumokoniosis adalah sekumpulan penyakit yang disebabkan oleh penimbunan debu-debu di dalam jaringan paru-paru.
Biasanya berupa debu mineral, tergantung dari jenis debu mineral yang ditimbun, nama penyakitnya pun berbeda-beda, tergantung dari derajat dan banyaknya debu yang ditimbun di dalam paru-paru.
Read the rest of this entry »

Tags: , , , , , , , ,
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »

ERGONOMI KURSI KANTOR

Posted by heryanto on August 13th, 2011

Ergonomy adalah ilmu yang mempelajari tentang interaksi antara alat atau fasilitas kerja dengan manusia saat melakukan pekerjaan sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan secara aman, efektif dan efisien. Atau dapat dikatakan bahwa ergonomy adalah aturan kerja dengan peralatannya. Maka ergonomy kantor dapat diartikan sebagai aturan mengenai hubungan atau interaksi antara manusia dengan peralatan kantor saat melakukan pekerjaan di kantor
Pekerjaan dikantor juga dapat membawa dampak yang tidak baik bagi keselamatan & kesehatan karyawan. Untuk itu maka kita perlu mengetahui cara-cara yang aman dan baik dalam menggunakan peralatan kerja dikantor agar terhindar dari kecelakaan dan gangguan kesehatan.
Read the rest of this entry »

Tags: , , , ,
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »

Undang-Undang No 1 tahun 1970

Posted by heryanto on July 18th, 2011

UU No1 Th 1970 adalah suatu upaya dari pemerintah sebagai intervensi untuk memberikan batas minimal yang harus dipenuhi dalam persyaratan keselamatan kerja. Tujuannya ialah agar setiap tenaga kerja berhak mendapatkan perlindungan keselamatannya dalam melakukan aktivitas pekerjaan, kesejahteraan, peningkatan produksi dan produktivitas nasional. Dalam hal Kesejahteraan sesuai dengan komitment Negara yang tertuang dalam UUD 45 pasal 27 ayat (2). Sedangkan dalam hal Peningkatan Produksi dan Produktivitas Nasional adalah untuk mengetahui tolok ukur income percapita rata-rata penduduk.
Read the rest of this entry »

Tags: , , , , ,
Posted in K3 dan Lingkungan | No Comments »

Kencangkan Sabuk Pengaman Anda

Posted by heryanto on November 4th, 2010

Rekan atau kerluarga Anda harus segera diingatkan untuk kencangkan sabuk pengaman mereka.

Kecelakaan kendaraan bermotor terutama mobil merupakan kecelakaan yang paling sering terjadi dan mengakibatkan banyak korban tewas. Hal ini di tambah dengan kurangnya perhatian para pengguna kendaraan dalam menggunakan sabuk pengaman.

Padahal menurut penelitian NHTSA, 1996 Pengemudi dan penumpang yang duduk di kursi depan mempunyai resiko tewas 55 % lebih tinggi bila tidak menggunakan seat belt.

Mengapa seatbelt sangat dianjurkan? Coba bayangkan. Pada saat mobil menabrak sesuatu, kecepatannya langsung anjlok hingga nol, sementara penumpangnya tetap bergerak dengan kecepatan sesaat sebelum tabrakan. Penumpang tanpa seatbelt akan meluncur keras menumbuk apa saja di depannya, mulai dari dashboard, kemudi, kaca depan, kursi depan, bahkan bisa terlempar keluar. Sedangkan penumpang dengan seatbelt tetap tertahan di kursinya, karena energi kinetik tubuh diredam seatbelt.

Berikut ini adalah tips ringan untuk rekan atau keluarga berkenaan dengan Pemakaian Sabuk Pengaman.

  • Pastikan seat belt masih berfungsi dengan baik
  • Pasang seat belt dengan tepat.
  • Penumpang di kursi belakang juga dianjurkan untuk memakai seat belt untuk keselamatan.
  • Pastikan kursi seat belt berfungsi dengan baikdan sesuai dengan tubuh penguna.
  • Anak-anak dan balita pun wajib menggunakan seat belt. Seat belt yang baik di gunakan anak-anak memiliki tambahan kursi yang di taruh di atas kursi penumpang dewasa. Kursi tambahan tersebut di ikatkan pada kursi penumpang dewasa.
  • Bayi harus menggunakan seat belt yang sesuai. Untuk bayi dibawah 10 kg, gunakan kursi dengan posisi bayi menghadap ke belakang (rear facing infant seat). Untuk bayi diatas 10 kg, dapat menggunakan kursi yang menghadap ke depan. Semuanya harus dipasang di kursi belakang.
  • Pastikan kursi sudah terpasang dengan benar ke sandaran kursi belakang (pastikan pula anda sudah membaca buku manual dari perusahan pembuatnya). Untuk memastikan cobalah dengan mengguncangkan ke kiri atau ke kanan. Dan pastikan pula bayi sudah benar-benar “terikat” pada kursi.
  • Penggunaan sabuk pengaman pada wanita hamil agak berbeda dengan sabuk pengaman yang digunakan oleh orang dewasa. Hal ini disebabkan karena seat belt di desain bukan hanya untuk melindungi sang ibu tetapi juga melindungi sang bayi. Pastikan sabuk pas ketika di gunakan dan sabuk tidak berada di atas perut ( kandungan ) sehingga ketika terjadi benturan sabuk tidak menekan perut.

Ayo Kencangkan Sabuk Pengaman Anda !

Salam Safety

Sumber: Materi diambil dari Video Animasi 3D mengenai safety seatbelt untuk salah satu klien Lorco, sebuah perusahaan migas

Referensi: www.lorco.co.id

Tags: , , , , ,
Posted in K3 dan Lingkungan, Tahukan Anda | No Comments »